jump to navigation

Puas Lihat Orang Mandi Juli 27, 2006

Posted by gugat in Kasus Seks.
trackback

Tukang Ngintip Berkeliaran di Mall

Aksi tukang ngintip bagian dalam wanita berkeliaran di mall dan tempat tersembunyi. Mereka sengaja mengintip untuk memuaskan kebutuhan biologisnya. Apa yang menyebabkan mereka suka mengintip orang mandi? Benarkah mereka ada kelainan dalam persoalan seksual?

seksual-7.jpg

Tak jelas, apakah SN, warga Seruni, Salatiga, hanya sekadar iseng atau mempunyai kelainan seksual. Yang jelas, Soni tak sampai berurusan dengan hukum karena polisi tak cukup bukti untuk menahannya dan memprosesnya lebih lanjut. Apalagi saat diperiksa polisi dari Polsek Semarang Tengah, Soni ngotot tak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan Yunita.

Sementara satu-satunya bukti yaitu kamera digital milik pelaku, remuk dibanting Yunita ketika marah di toko buku swalayan tersebut. Yang jelas, akibat ulahnya ini Soni sempat mendekam di sel tahanan Mapolsek Semarang Tengah untuk menjalani pemeriksaan berkaitan dengan aksi nekatnya itu.

Apa yang menyebabkan warga Seruni, Salatiga ini ditangkap? Begini, tanggal 13 Juli 2006, di Toko Buku Gramedia Jl Pandanaran Semarang pukul 14.00 WIB tiba-tiba saja dihebohkan suara teriakan wanita berkulit mulus. Wanita itu mengamuk kepada laki-laki berinisial SN yang menurutnya telah menjepret celana dalamnya menggunakan kamera digital.

Menurut Yunita, dirinya kaget setengah mati ketika asyik membaca buku di Toko Buku Gramedia tiba-tiba ada suara clik di bawah kakinya. Ternyata suara tersebut bersumber dari kamera digital milik SN yang diarahkan ke bagian intimnya. Karuan, Yunita mencak-mencak mendapati bagian intimnya dijepret secara sembunyi-sembunyi oleh SN.

Kegaduhan tersebut memicu petugas keamanan meleraikan keributan antara Yunita dan SN. Dihadapan Satpam Yunita melaporkan jika SN baru saja memotret roknya secara sembunyi-sembunyi. Ketika dikonfirmasi, SN menolak tuduhan Yunita tersebut, apalagi ketika dimintai bukti Yunita tidak bisa menunjukkan bukti karena kamera SN pecah akibat dibanting Yunita.

Karena tidak menyelesaikan masalah akhirnya petugas keamana Toko Buku Gramedia membawa Yunita dan SN ke Polsek Semarang Tengah. Di hadapan polisi yang memeriksanya, Yunita merasa yakin bahwa SN telah memotret bagian dalam roknya dari bawah rak buku.

“Saya nggak buta dia saat itu berada di depan saya tapi terhalang rak buku. Saya lihat tangannya membawa kamera tiba-tiba berada di bawah kaki ketika saya sedang membaca, lalu saya mendengar suara kamera itu berbunyi seperti memotret,” ujar Yunita pada penyidik.

Yunita sendiri mengaku menyesal lantaran telah membanting kamera itu karena emosi, sehingga tuduhannya sulit dibuktikan polisi. “Buat apa saya mengada-ada, karena saya tak kenal dia. Saya sendiri malu sekali saat berada di Gramedia itu karena dilihat banyak orang,” imbuhnya.

Sementara, SN sendiri mati-matian mengelak tuduhan Yunita. SN mengatakan, saat itu dirinya memang sedang memegang kamera, sambil berjongkok untuk mengambil buku yang terpajang di bawah Yunita. “Saya ingin mengambil buku yang ada di bawah dia. Sumpah, saya tidak memotretnya. Sekarang saya rugi karena kamera saya rusak,” katanya.

Pengakuan SN ini menurut polisi hanya pembelaan diri saja. Polisi yakin SN telah berbuat seperti yang dituduhkan oleh Yunita. Karena itulah polisi menahan SN sembari mencari bukti-bukti lain. “Cara membuktikannya mungkin kami membetulkan kamera tersebut, atau kalau tidak kami akan menggeledah rumahnya, barangkali ditemukan bukti foto atau file di komputer dengan korban-korban yang lain,” ujar seorang penyidik.

Menurut polisi, ada dua kemungkinan SN melakukan aksi itu, pertama ulah iseng pelaku, kedua bisa saja perbuatan tersebut dilakukan untuk maksud tertentu, misalnya untuk disebarkan sebagai hidden camera melalui internet seperti yang marak saat ini. “Lagi pula, di Gramedia sudah ada tanda-tanda di mana pengunjung dilarang memotret tanpa izin, tapi kenapa pelaku nekat? Dari sini pelaku sudah bisa disalahkan,” imbuh penyidik.

Polisi sebenarnya yakin apa yang dilaporkan Yunita bukan sesuatu yang mengada-ada, namun tanpa bukti polisi tak bisa memproses lebih lanjut. “Tapi bagaimanapun, pelaku kan sudah mendapat malu karena dimarahi korbannya di depan umum,” ucap penyidik sambil tersenyum.

Ketua LSM Cabul

Sementara di Kraksan Pribolinggo seorang ketua LSM melakukan tindakan tidak terpuji. Sekitar pukul 05.00 WIB tanggal 18 Juli 2006, kawasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kraksan, Probolinggo terlihat lengang. Di pagi itu para santri mulai bersiap-siap membersihkan diri sebelum melakukan aktifitas selanjutnya.

Nah disaat para santri perempuan asyik mandi tiba-tiba di salah satu kamar mandi dikejutkan teriakan minta tolong. Serentak puluhan santri yang mandi segera menutupi tubuh telanjangnya dengan kain seadanya begitu mengetahui ada seorang pengintip di luar kamar mandi

Seiring teriakan santri tersebut puluhan santri putra mengepung kamar mandi santri putri. Puluhan santri putra itu menyisiri tembok kamar mandi mencari sang pengintip. Akhirnya, penyisiran itu berhenti setelah menemukan pria ceking berambut panjang yang nangkring di tembok kamar mandi.

Tanpa buang waktu mereka menangkap dan mengarak pria tersebut ke Polsek Pajarakan. “Kami tidak ingin ada tindak anarkis. Makanya, dia kami bawa ke Polsek,” ujar Jamus, salah satu saksi. Di depan polisi pelaku yang mengaku bernama Abdul Khodir (30) ini tidak bisa mengelak tuduhan dari para santri.

Menurut pria yang mengaku sebagai ketua LSM Gappel ini menyaksikan lekuk tubuh wanita sedang mandi hobi yang menyenangkan. “Saya sengaja berjalan kaki menuju pondok karena jaraknya memang tidak jauh. Lagi pula jam-jam segitu lagi banyaknya orang mandi,” ungkapnya.

Sesampai di areal belakang kamar mandi santri putri, Khodir berdiri sejenak, kedua matanya mengitari kawasan tersebut untuk memastikan area targetnya aman dari mara bahaya apa tidak. Kemudian Khodir memanjat tembok berukuran 3 meter itu tanpa halangan.

Lherr!! Jankun Khodir naik turun tatkala menyaksikan pemandangan yang tergelar di depan matanya. Lima belas menit berlalu kedua mata Khodir tetap menyaksikan suguhan yang nikmat itu. Di kala asyik mengintip orang mandi itulah tiba-tiba dia kepergok oleh puluhan santri yang mengepungnya. Beberapa pukulan sempat mendarat ditubuhnya. “Kami mengerebeknya saat dia keasyikan ngintip santri putrid mandi. Bisa dibayangkan betapa malunya dia (khodir),” terang Jamus.

Ternyata, tidak hanya sekali ini Khodir mencoba menjadi pengintip. Setahun lalu, Khodir pernah mengintip wanita mandi di desanya. Untuk aksinya ini, Khodir mendapat teguran keras dari Kepala Desa Karangbong. Bahkan, Khodir sempat membuat pernyataan sikap tidak mengulangi perbuatan memalukan itu di Polsek Pajarakan. Akibat ulahnya, banyak warga yang menyebutnya kelainan seks.

Komentar»

1. Jtpg - September 26, 2007

Asik bgt bs liat jembut2 beberapa santriwati

2. ANGEL GOOD - Mei 13, 2008

di mal taman angrek ada orang ngintip wanita sedang telanjang ia begitu terkejut wanita itu teriak minta tolon

3. Muhammad - September 1, 2008

wAW…gue juga mau dongg ngintip cewe mandi apalagi sandra dewi!!

4. df - Oktober 11, 2008

wah asyik dong liat anak mandi apalagi anak pondok

5. TOL_DHE - Oktober 28, 2008

LEBIH PARAH LAGI AQ NGINTIP MERTUA KU LAGI MANDI….
ORANGNYA MASIH BELUM TUA BGT , BR UMUR 36 GITU DEH,,,,
BODY NYA MUANTAAP KALI…….
SUATU HARI GUA NGNTIP SAMBIL NGOCOK ….. EH MALAH KETAHUAN…
TAPI DI AGK MARAH ….. KOQ…..
MALAH KARANG AQ SERING DI JAK MAEN MA DIA….
DIA SENENG MA KONTOL GEDE…….

6. ricky fransisko - Januari 7, 2009

mantap banget

7. andriansyah - Maret 6, 2009

gw cowo..tapi suka juga ngintip cowo mandi

8. David Alex - Juni 2, 2009

Eh Andriansyah…!!!klo u emang pengen, ambil tuh mentimun and masukin ke dalam. Puas lo…!!!!

9. nano - Juni 2, 2009

liat jembut kamu donk….

10. yohanes - September 25, 2011

aq malah pernah ngintip istriku di kamar mandi lagi ml sama mantan pacarnya,tapi aq nggak marah malah aq jadi nafsu..kenapa ya..

11. Anggoro - Maret 30, 2014

Kasus yg pertama diatas… masak gk bisa ngebuktiin sich??? kamera mau hancur leburpun kan yg dipakai untuk menyimpan datakan Memory cardnya??? lagian kalau hanya hancr krn dibanting, harusnya memonya masih utuh…, aneh juga…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: