jump to navigation

“Orangnya Biasanya Pemalu” Juli 27, 2006

Posted by gugat in Kasus Seks.
trackback

Dr Nalini Mudi Agung SpKJ

Berdasarkan teori pakar kejiwaan Sigmun Freud, kelakuan voyeurisme bisa dikategorikan penyimpangan seksual. Nama voyeurisme sendiri berasal dari bahasa perancis ‘vayeur’ yang berarti mengintip. Pelaku voyeurisme  oleh orang barat biasa disebut Peeping Tom (Tom tukang pengintip).

seksual-11.jpg

Umumnya pelaku voyeurisme adalah laki-laki yang justru libido seksnya meningkat bila melihat wanita telanjang atau menonton orang melakukan hubungan seks. Sembari menonton sang pelaku biasanya melakukan masturbasi. Pelaku justru tidak tertarik bila hal itu justru dibarengi dengan hubungan seksual.

Dalam kenyataannya ekshibisionisme, voyeurisme dan telephone scatologia sering ditemukan bersama (kombinasi) yaitu pemuasan seksual dengan menyaksikan atau menonton atau mengintip perbuatan seksual atau tubuh orang lain tanpa busana. Yang khas merupakan penyimpangan adalah individu mengintip secara diam-diam dan tersembunyi ke dalam tempat seperti kamar tidur atau kamar mandi. Sifat -sifat kepribadiannya biasanya sama dengan ekshibisionisme, yaitu pemalu dan tidak bisa bergaul secara sosial. 

Impuls pelaku voyeurisme dapat disalurkan pada orang dewasa yang normal dalam bentuk yang disublimasi yaitu dialihkan ke aktivitas yang dapat diterima norma dan aturan yang berlaku. Misal melihat gambar model, foto dalam majalah atau film dengan adegan telanjang atau hampir-hampir telanjang. .

Oleh karena itu yang gemar mengoleksi gambar-gambar wanita tanpa busana atau menonton film biru mungkin adanya dorongan penyimpangan seksual jenis voyeurisme yang terpendam. Kebanyakan kasus penyimpangan seksual sangat kompleks dan menyangkut banyak faktor kausal, sehingga pembahasan penyebab akan melibatkan banyak aspek psikopatologi.

Meskipun demikian yang perlu ditelusuri antara mengapa subjek tidak berhasil mencapai pola tingkah laku seksual yang normal atau tidak berhasil memperoleh kepuasan dari padanya. Penyebab penyimpangan seksual mungkin ada hubungannya dengan faktor biologik yaitu gangguan endokrin, gangguan perkembangan alat kelamin atau merasa tidak menarik bagi lawan jenisnya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: